Skip to content

Wajah Baru, Start Berat

Musim ini BRI Super League kedatangan tiga penghuni baru, Garudayaksa FC, PSS Sleman, dan Isenmulang Kalteng FC. Ketiganya naik dengan cerita berbeda. PSS Sleman kembali ke kasta tertinggi setelah terdegradasi semusim lalu, Garudayaksa FC debut sebagai klub yang belum genap setahun berdiri, sementara Isenmulang Kalteng FC naik lewat jalur play off dengan identitas baru pindah homebase ke Palangkaraya.

Realitanya jauh dari manis. Tiga tim promosi BRI Super League 2026/2027, PSS Sleman, Garudayaksa FC, dan Isenmulang Kalteng FC, belum meraih kemenangan hingga pekan kedua. Dari jumlah pertandingan yang sudah dijalani saat itu, ketiga pendatang baru tersebut hanya mengumpulkan satu poin, dengan Garudayaksa FC menjadi tim dengan catatan terbaik setelah bermain imbang sekali. Sisanya kalah dua kali beruntun.

Hukuman Poin yang Mengubah Peta

Yang bikin situasi Isenmulang Kalteng FC makin pelik bukan cuma soal performa di lapangan. Isenmulang Kalteng FC harus menerima hukuman pengurangan dua poin akibat perpindahan stadion kandang sehingga mengawali kompetisi dari posisi yang semakin sulit. Jadi sebelum bola ditendang pun mereka sudah start minus. Sampai jelang pekan ke-4, Isenmulang Kalteng FC masih nangkring di dasar klasemen dengan koleksi minus dua poin, satu-satunya tim dengan angka negatif musim ini.

PSS Sleman juga belum move on dari catatan nol kemenangan. Di sisi lain Garudayaksa FC justru mulai menunjukkan progres, sempat menang kandang dan kini mengumpulkan beberapa poin meski masih terseok di papan bawah. Tiga tim promosi ini jadi pengingat bahwa transisi dari Championship ke Super League tidak semudah membalik telapak tangan, terutama buat klub yang rombak skuad besar-besaran.

Siapa Paling Rawan Degradasi?

Kalau melihat klasemen terkini, zona merah diisi nama-nama yang cukup mengejutkan. PSS Sleman dan Persijap Jepara sama-sama mandek di titik nol kemenangan, sementara PSIM Yogyakarta dan PSM Makassar juga tertahan di papan bawah dengan rekor minim kemenangan. PSM Makassar mengoleksi dua poin, PSIM Jogjakarta satu poin, PSS Sleman nol poin, dan Persijap Jepara juga nol poin jelang pekan keempat bergulir.

Menariknya, sejarah musim lalu bisa jadi bahan perbandingan. PSBS dan Semen Padang menjadi dua tim pertama yang terdegradasi setelah keduanya menghabiskan dua musim di divisi teratas, sebelum akhirnya Persis Solo menyusul di peringkat ke-16. Pola ini menunjukkan tim promosi yang minim modal finansial dan kedalaman skuad biasanya paling cepat terseret ke bawah, dan tiga wajah baru musim ini punya risiko yang sama, bahkan lebih besar karena Isenmulang Kalteng FC sudah membawa beban minus poin sejak hari pertama.

Membaca Odds Zona Merah

Buat yang suka pasang taruhan di pasar degradasi, pekan-pekan awal ini justru waktu paling murah untuk ambil posisi, karena bandar belum terlalu yakin siapa yang bakal benar-benar terpuruk. Isenmulang Kalteng FC secara matematis paling berat karena modal minus dua, tapi jangan buru-buru coret PSS Sleman yang historisnya memang langganan naik turun kasta. Kalau mau pantau pergerakan odds degradasi secara berkala sebelum menentukan pilihan, cek saja lewat bk8 link yang biasanya update begitu jadwal pekan baru rilis.

Satu hal yang saya perhatikan, tim promosi yang punya pelatih berpengalaman di level Championship biasanya lebih cepat beradaptasi dibanding yang asal comot pelatih lokal tanpa rekam jejak jelas. Garudayaksa FC contohnya, meski klub muda, mereka sudah lebih dulu keluar dari minus dibanding dua tim promosi lainnya.

Pekan ke-4 yang dimulai 9 Oktober ini bakal jadi penentu arah awal. Kalau Isenmulang Kalteng FC dan PSS Sleman tetap tanpa kemenangan, pembicaraan soal degradasi dini bukan lagi isapan jempol, melainkan skenario yang realistis untuk dipantau sampai paruh musim.

Categories: Uncategorised

0 Comments

Leave a Reply

Avatar placeholder

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Are you of legal drinking age in the UK? This website requires you to be 18 years of age or older. Please verify your age to view the content, or click "Exit" to leave.
0
0
Your Cart
Your cart is emptyReturn to Shop